Kitatahu buah- buah hampa yang muncul di dalam kebun anggur Tuhan - perzinahan, percabulan, kemabukan dan obat bius - karena proses pembersihan berhenti dalam diri banyak orang. Firman Allah adalah pisau, suatu pedang bermata dua. Mayoritas orang Kristen sekarang ini tidak paham isi Firman Allah karena mereka tidak membacanya. Firmantuhan yang telah ditaburkan kepada kita dan kepada setiap orang yang mendengarkan tidak pernah menjadi sia-sia akan tetapi berdampak kepada setiap orang yang dapat merubah prilaku dan pribadi kita walaupun acap kali kita tidak mau mendengarkan atau setengah hati, tapi yakinlah firman Tuhan itu kuat seperti pedang bermata dua; Sebab Berikutini adalah pilihan ayat-ayat Alkitab dan konten terkait tentang firman Tuhan sehingga Anda dapat memahami pentingnya firman Tuhan bagi kita. Mazmur 119:105. Firman-Mu adalah pelita bagi kakiku dan cahaya bagi jalanku. Matius 4:4. Manusia hidup bukan hanya dari roti, melainkan dari setiap firman yang keluar dari mulut Tuhan. Matius 24:25 Namun apa yang kelihatan begitu menggiurkan ternyata mematikan. Karena bibir yang meneteskan madu kemudian terasa pahit seperti empedu, dan justru mematikan karena tajam seperti pedang bermata dua. Perlu kita ketahui bahwa relasi dengan perempuan jalang akan membawa kematian, karena ia tidak mengetahui jalan kehidupan. Apa saja yang Anda baca? 1. Bacaan Ibrani 4 : 1 - 13 | Pujian: KJ 49 : 1, 2 Nats: "Sebab Firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam daripada pedang bermata dua mana pun, ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum, ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita." (Ay.12) Seorang pelajar memperhatikan dengan seksama penjelasan dari setiap pokok pembahasan dari gurunya. Thepedang adalah Firman Tuhan: Sungguh, firman Tuhan itu hidup dan efektif, lebih tajam dari pedang bermata dua manapun, menembus bahkan antara jiwa dan roh, sendi dan sumsum, dan mampu membedakan refleksi dan pikiran hati. (Ibrani 4: 12) Karenanya, Kitab Suci ini bukan tentang kedatangan Yesus untuk menciptakan kekacauan, perselisihan, dan luka. FirmanTuhan adalah makanan rohani hidup kita, dan membaca renungan firman Tuhan adalah kursus wajib harian bagi orang Kristen. Dengan membaca firman Tuhan, kita dapat memahami kehendak Tuhan, menemukan cara penerapan dalam segala hal, dan mendapatkan bimbingan Tuhan. Berikut ini adalah pilihan ayat-ayat Alkitab dan konten terkait tentang firman Tuhan sehingga Anda dapat memahami pentingnya Bukancuma Murid yang dituntut harus ada improvement melainkan Pembicarapun harus ada improvement, penerimaan dan bisa menjadi pelaku firman. Karena firman Tuhan juga itu seperti Pedang bermata dua yang terkadang mengenai dipembawa pedang itu sendiri lantaran pedang firman Tuhan memisahkan atau pengertian yang rohani atau jiwa.. firman Tuhan Kitatak mau bertemu firman yang sejati, yang membentuk kita; firman yang seperti api membakar, yang menguji; seperti pedang bermata dua, yang mencabik-cabik kita. teleponlah teman atau pendeta dan berdoalah bersama. Lakukanlah konseling, mengobrol atau belajar firman Tuhan. Pelajarilah Alkitab secara utuh. Pikullah apa yang harus dipikul Ibrani4:1-16. (Ayat 12) Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. Pedang bermata dua adalah senjata yang dipakai oleh bangsa Romawi di zaman dahulu. FIRMANTUHAN ADALAH PEDANG ROH Baca: Ibrani 4:1-13 "Sebab firman A llah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita." (Ibrani 4:12) Pedang bermata dua adalah senjata penemuan yang dipakai oleh bangsa Romawi di zaman dahulu, memiliki MakaPedang bermata dua keluar dari mulut-Nya dan Yesus mengalahkan iblis dengan senjata ofensif Roh. dan bertempur melawan Firman Tuhan, seperti Yesus. Selama Anda tinggal di dalam Yesus Kristus; Firman, Anda akan mengenakan perlengkapan senjata rohani Allah. Dengan iman pada Firman dan melakukan Firman, kamu akan dilindungi dan dengan Kebebasan Seperti Pedang Bermata Dua. Kebenaran Firman Tuhan telah tersedia bagi kita, dan kita dapat memanfaatkannya di mana saja dan kapan saja. Tapi seberapa sering kita menggunakannya, ketika kita diperhadapkan dengan tekanan dan godaan yang biasa menghadang kita setiap hari dalam kehidupan sehari-hari? Setan tidak selalu berjalan Entahsaat kita merasa lemah secara rohani, mental, ataupun fisik, ingatlah bahwa Ia melalui firman-Nya dalam Alkitab, selalu membantu kita untuk mendapatkan kekuatan, menemukan kedamaian dan ketenangan. Berikut adalah kumpulan ayat Alkitab tentang kekuatan. 1. Yesaya 41:10. Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Terpujilah Engkau, ya TUHAN; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku." (ay 12)_ Daud memuji dan memuliakan nana Tuhan oleh karena Allah tidak pernah meninggalkan Dia. Allah selalu menyertai dan memberkati kehidupan-Nya. Allah terus mengasihani dan memberkati Daud karena dia selalu hidup menurut hukum dan ketetapan Allah, yakni firman Tuhan. Smsm. Ibrani 41-16 Ayat 12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. Pedang bermata dua adalah senjata yang dipakai oleh bangsa Romawi di zaman dahulu. Memiliki dua sisi yang tajam dan ujung yang runcing, jadi ke arah mana saja seorang tentara Romawi mengayunkan pedangnya, dia sedang mengayunkan kematian. Dengan senjata itulah bangsa Romawi mampu menaklukkan dunia. FIRMAN ALLAH ITU DAHSYAT, HIDUP, KUAT, TAJAM, SANGGUP MEMISAHKAN DAN MEMBEDAKAN PERTIMBANGAN DAN PIKIRAN HATI Tetapi firman Allah ternyata lebih tajam dari pedang manapun. Firman Allah itu dahsyat, hidup, kuat, tajam, sanggup memisahkan dan membedakan pertimbangan dan pikiran hati. Firman Allah sangat berguna untuk memberi kehidupan, menyegarkan jiwa dan memberikan kekuatan baru kepada yang lemah, letih, berbeban berat dan putus asa. Firman Allah sangat tajam untuk memotong dan memisahkan segala sesuatu yang najis dengan yang kudus. Mampu menembus pikiran dan hati sanubari kita sehingga kita dapat membedakan apakah pikiran kita benar atau salah. Firman Allah sangat dahsyat dan berkuasa atas segala sesuatu. Tidak ada sesuatu apapun yang dapat kita sembunyikan di hadapan-Nya. Sebagai orang percaya kita harus bangga karena memiliki senjata yang lebih dahsyat dari senjata manapun termasuk pedang bermata dua. Setiap kali kita membaca Alkitab atau Firman Allah, sebenarnya kita sedang mengizinkan firman itu membelah hingga ke dalam hati kita dan membongkar segala kebohongan, kebusukan dan dosa dalam hati kita. KITA HARUS MEMBACA FIRMAN TUHAN SETIAP HARI SEHINGGA HIDUP KITA SENANTIASA DIBERSIHKAN DAN DIKUDUSKAN dan hidup kita menjadi berkenan di hadapan-Nya. Tuhan memberkati. DOA Terima kasih Tuhan untuk firman-Mu. Saya ditegur dan dibersihkan dari kesalahan. Saya akan baca Firman Tuhan setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus, Amin. Porém a tua casa e o teu reino serão firmados para sempre diante de ti; teu trono será firme para a todas estas palavras, e conforme a toda esta visão, assim falou Natã a Samuel 716,17 RENUNGAN HARIAN KRISTEN TERBARU, MINGGU 10 MEI 2020 500. FIRMAN ALLAH HIDUP, KUAT LEBIH TAJAM DARIPADA PEDANG BERMATA DUA DAN MEMISAHKAN ANTARA JIWA DAN ROH Oleh E. Gunawi Sp. FIRMAN TUHAN Ayat Nas Surat Ibrani 412-13 “Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.” Shalom. Haleluya! Pada hari yang berbahagia ini kita bertemu lagi dengan Renungan Harian Kristen Terbaru yang dipublikasikan oleh Topik yang kita kedepankan adalah FIRMAN ALLAH, HIDUP, KUAT, LEBIH TAJAM DARIPADA PEDANG BERMATA DUA DAN MEMISAHKAN ANTARA JIWA DAN ROH. Ayat nas Firman Tuhan yang menjadi dasar renungan kita diangkat dari Surat Ibrani 412. Dalam pembahasannya, tentu akan didukung dengan ayat-ayat Firman Tuhan yang relevan. Pengantar Dalam suratnya yang dikirimkan kepada jemaat orang-orang percaya di Ibrani sebagaimana ditulis dalam Surat Ibrani 412, Rasul Paulus memberi kita didikan, ajaran dan nasihat dalam beberapa perkara. Ia menyatakan bahwa Firman Allah hidup, kuat dan lebih tajam daripada pedang bermata dua; Firman Allah lebih tajam dari pada pedang bermata dua; Bahwa Firman Tuhan menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum. Firman Tuhan sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. Firman Allah hidup, kuat dan lebih tajam daripada pedang bermata dua Bagian awal kalimat dari Firman Tuhan yang terekam dalam Surat Ibrani 412, menyatakan kepada kita “Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ….” Melalui bagian awal dari ayat ini, kita mendapati tiga hal yang sangat penting. Pertama, Firman Tuhan adalah hidup. Kedua, Firman Tuhan adalah kuat. Ketiga, Firman Tuhan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun. Pertama, Firman Tuhan adalah hidup Mengapa Rasul Paulus mengatakan bahwa Firman Tuhan adalah hidup? Dalam Kitab Injil Yohanes 11, Tuhan berfirman “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.” Jadi, berdasarkan ayat Firman Tuhan tersebut, kita semakin meyakini bahwa Firman Tuhan itu hidup, karena Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Firman itu adalah Tuhan Allah kita Yang Maha Agung, Allah yang kita sembah, kita puji, kita muliakan dan kita banggakan di dalam Yesus Kristus Tuhan kita. Kemudian, Firman Tuhan yang dicatat dalam Kitab Injil Yohanes 114, mengatakan bahwa “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.” Menurut ayat ini, dinyatakan bahwa Firman itu telah menjadi manusia. Firman itu tinggal di antara kita. Firman Allah yang sudah menjadi manusia dan hidup itu sudah menunjukkan kemuliaan-Nya. Yaitu kemuliaan yang diberikan kepada Dia, Yesus Kristus, Anak-Nya Yang Tunggal Bapa, dengan penuh kasih karunia dan kebenaran. Kedua, Firman Tuhan adalah kuat Pemazmur menyatakan kepada kita bahwa Dialah persembunyiannya dan perisai hidupnya. Karenaya, dia setia berharap kepada Dia dan Firman-Nya. Dalam Kitab Mazmur 119114, Alkitab menyatakan kepada kita “Engkaulah persembunyianku dan perisaiku; aku berharap kepada firman-Mu.” Lalu, marilah kita simak dan kita perhatikan nubuat Nabi Yesaya yang tercantum dalam Kitab Yesaya 495. Di sini, Tuhan betfirman “Maka sekarang firman TUHAN, yang membentuk aku sejak dari kandungan untuk menjadi hamba-Nya, untuk mengembalikan Yakub kepada-Nya, dan supaya Israel dikumpulkan kepada-Nya — maka aku dipermuliakan di mata TUHAN, dan Allahku menjadi kekuatanku —, firman-Nya”. Melalui ayat ini, sang nabi menuturkan bahwa Tuhan sudah berfirman kepadanya. Bahwa firman Tuhan sudah membentuk dirinya sejak dari kandungan untuk menjadi hamba-Nya. Yaitu hamba-Nya yang ditugasi untuk mengembalikan Yakub kepada-Nya. Supaya Israel dikumpulkan kepada-Nya. Demikian Firman Tuhan kepada dirinya. Dengan tugas itu, Ia merasa dipermuliakan di mata Tuhan. Dan Allahnya adalah kekuatan bagi dirinya. Beginilah Firman-Nya yang dicatat dalam Kitab Yoel 211 “Dan TUHAN memperdengarkan suara-Nya di depan tentara-Nya. Pasukan-Nya sangat banyak dan pelaksana firman-Nya kuat. Betapa hebat dan sangat dahsyat hari TUHAN! Siapakah yang dapat menahannya?” Sejak semula, Allah telah menetapkan Firman Allah adalah kuat. Jika Firman-Nya tidak kuat, maka jagat raya dengan segala isinya tidak akan jadi sempurna seperti yang ada sekarang. Namun, kita sudah melihat kekuatan, kedahsyatan dan keluarbiasaan Firman Allah. Langit dan bumi dengan segala isinya, diciptakan-Nya dengan Firman-Nya selama enam hari. Kekuatan Firman Tuhan melalui Roh-Nya, dapat menyelidiki, mengubah dan menyadarkan semua orang dari segala bangsa di permukaan bumi. Dengan penuh kuasa, Firman-Nya membuat banyak orang bertobat kepada-Nya. Dengan penuh kuasa, Firman-Nya menghibur orang yang sedih. Dengan Firman-Nya, Tuhan menyembuhkan orang sakit. Kedahsyatan Firman Tuhan tidak terukur dan tidak terhingga. Dengan Firman-Nya yang kuat, Ia sanggup meruntuhkan benteng-benteng yang berdiri kokoh dan kuat. Ia sanggup menghancurkan seluruh kota dengan Firman-Nya. Bahkan, Dia berkuasa membangkitkan Lazarus yang mati dan sudah kuburkan selama empat hari. Dalam perjalanan-Nya berkeliling melintasi berbagai desa, kota dan daerah, kuasa Firman-Nya sudah menjadikan orang lumpuh dapat berjalan dan orang bisu dapat berbicara. Dengan kuasa Firman-Nya, Ia menyembuhkan orang buta dapat melihat, orang tuli dapat mendengar dan orang buta melihat. Dengan Firman-Nya juga, ia menyembuhkan orang-orang yang kerasukan setan dan roh jahat. Dengan Firman-Nya, Tuhan sudah membuat kuasa kegelapan, roh jahat, setan dan iblis bertekuk lutut di bawah kaki-Nya. Semuanya dilakukan-Nya dengan Firman-Nya yang kuat dan dahsyat. Ketiga, Firman Tuhan lebih tajam dari pada pedang bermata dua Dalam Surat Efesus 617, Firman Tuhan menyatakan kepada kita “dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah,”. Benar! Ayat ini mengatakan bahwa kita menerima ketopong keselamatan dan pedang Roh. Dan pedang Roh itu adalah Firman Tuhan. Jadi jelaslah bagi kita bahwa Firman Tuhan adalah pedang Roh. Yaitu pedang Firman Allah yang lebih tajam daripada pedang bermata dua. Jika pedang duniawi yang fana hanya bermata dua sisi, maka pedang Firman Tuhan bermata tak terhingga. Karenanya, pedang Firman Tuhan dapat digunakan untuk memotong dari semua sisi. Pedang Firman Tuhan tidak akan tergeser oleh segala pedang yang fana. Ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh Kemudian, marilah kita simak dan kita pelajari Firman Tuhan pada bagian akhir dari ayat nas kita yang direkam dalam Surat Ibrani 412. Tuhan berfirman “…ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.” Pedang bermata dua yang duniawi umumnya hanya dapat digunakan pada dua sisinya yang tajam. Itu pun kalau diasah dengan baik. Jika tidak sering diasah, maka dua mata pedang itu akan tumpul. Namun tidak demikian halnya dengan pedang Firman Allah. Pedang Firman Tuhan tidak perlu diasah selamanya. Meskipun demikian, pedang Firman Tuhan tidak akan pernah tumpul. Pedang Firman Allah dapat menembus dan menyayat hati dari segala sisi. Pedang Firman Tuhan dapat menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh. Ia dapat memisahkan tulang, sendi-sendi dan sumsum. Pedang Firman Allah sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. Pedang Firman Tuhan dapat mengikis dosa demi dosa dan kejahatan demi kejahatan. Pedang Firman Allah dapat membersihkan segala dosa dan kejahatan seseorang yang percaya kepada-Nya. Pelajaran yang dapat kita petik Sebagai orang-orang percaya, kemudian bagaimanakah dengan diri kita? Sudahkah kita percaya dan menerima Firman Allah yang hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua dalam nama-Nya? Sudahkah kita mengimani dengan setulus hati dan segenap jiwa bahwa Firman Tuhan menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum? Sudahkah kita percaya bahwa Firman Tuhan sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita dengan tetap setia melakukan ibadah, doa, ucapan syukur, pujian, pemuliaan, penyembahan, memberi persembahan dan melayani Firman Tuhan? Sudah tentu, kita percaya bahwa semua pribadi di antara kita sudah percaya bahwa Firman Allah, hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua. Tentu, kita percaya bahwa semua pribadi di antara kita sudah mengimani dengan setulus hati dan segenap jiwa bahwa Firman Tuhan menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum. Sudah tentu, kita percaya bahwa semua pribadi di antara kita sudah percaya bahwa Firman Tuhan sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita serta melakukan ibadah, doa, ucapan syukur, pujian, pemuliaan, penyembahan, memberi persembahan dan melayani Firman Tuhan. Berbahagialah kita Berbahagialah kita yang percaya dan menerima Firman Allah yang hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua dalam nama-Nya, karena Firman-Nya membawa sukacita dan damai sejahtera yang tidak berkesudahan. Berbahagialah kita yang sudah mengimani dengan setulus hati dan segenap jiwa bahwa Firman Tuhan menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum, karena Dia sudah menyediakan bagi kita upah besar di sorga. Berbahagialah kita yang meyakini bahwa Firman Tuhan sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita dengan tetap setia bh melakukan ibadah, doa, ucapan syukur, pujian, pemuliaan, penyembahan, memberi persembahan dan melayani Firman Tuhan, karena Dia sudah menyediakan bagi kita bagian hidup kekal yang penuh sukacita dan damai sejahtera di sorga. JESUS CHRIST BLESS YOU AND US. HALLELUJAH. AMEN. ***Catatan. Renungan ini adalah renungan yang dipublikasikan oleh yang ke-500. Jika Ibu/Bapak/Saudara berkenan, tolong isi komentar untuk perbaikan kita. Terima kasih. GBU. Ibrani 412 “Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.” Banyak orang salah menafsirkan perkataan firman “pedang bermata dua” dengan arti bahwa firman itu berlaku bagi anda, tetapi juga berlaku bagi saya. Firman Tuhan memang berlaku bagi setiap orang, baik pemberita maupun pendengar akan tetapi, bagian nas Firman Tuhan ini tidak dalam konteks membicarakan mengenai aplikasi dan penerapan Firman. Tetapi konteks Firman ini berbicara mengenai satu peringatan dan nasihat bahwa orang percaya harus sungguh-sungguh hidup berdasarkan Firman Tuhan yang murni yang mampu merasuk sampai ke dalam jiwa kita untuk mempertajam dan memperteguh keyakinan iman kita kepada Kristus. Penulis Ibrani memberikan suatu penekanan terhadap kegagalan Israel menjadi contoh yang baik bagi generasi penerusnya. Selama menjadi umat Allah, banyak sekali kegagalan yang ditimbulkan oleh ketidaktaatan Israel di dalam mematuhi segala nasihat dan hukum Allah. Oleh karena itu mereka tidak dapat masuk ke tempat perhentian yang Allah telah sediakan. Di dalam perjalanan kita mengiring Tuhan, kita seringkali juga gagal menjadi orang yang tetap setia di dalam menaati segala perintah Tuhan. Akan tetapi kita bersyukur memiliki Firman Allah yang diberikan kepada kita. Firman Allah ini memiliki ketajaman yang sungguh sehingga mampu membedakan pertimbangan dan pikiran kita. Oleh sebab itu kita harus merespon kepada Injil Tuhan dengan benar dan sungguh-sungguh mau berusaha menaati agar kita bisa masuk ke dalam perhentian terakhir bersama dengan Yesus Kristus Tuhan kita. Usaha kita memang bukanlah suatu jaminan kita masuk ke dalam perhentian teakhir kita, karena semua telah dikerjakan oleh Allah. Tetapi tanpa usaha, kita tidak membuktikan diri sebagai penerima Anugerah itu, dan tanpa usaha kita tidak benar-benar menjadi seorang yang bersungguh-sungguh di hadapan Allah. Oleh karena itu, ketika kita sudah menerima karunia keselamatan, maka kerjakanlah itu dengan hidup taat dan setia dihadapan-Nya. Amin. DOA “Firman-Mu membuka hati dan pikiran kami, ya Allah.. Ajarlah kami untuk mampu berjuang hidup taat dan setia akan Firman-Mu. Amin”

firman tuhan seperti pedang bermata dua