Al-Qur'an Surat Asy-Syuara Ayat ke-7 dan Terjemahan Bahasa Indonesia. QS. Asy-Syu'ara' Ayat 7. Arti Muamalah adalah Hubungan Antar Sesama Manusia, Ini Jenis dan Tujuannya. TRENDING. 27 Lokasi Sholat Idul Adha 28 Juni 2023 yang Digelar Muhammadiyah di Jakarta. TRENDING. Cek Sekarang Jadwal Sholat Jadwal sholat untuk wilayah Jakarta & sekitarnya. Cek Sekarang Baca Al-Quran Online Surat Asy-Syu'ara' - الشعراۤء ayat 214 dengan Terjemahan, Tanda Waqaf & Tafsir Ayat Lengkap 📖 . Membaca Al Quran Mudah di Tokopedia Salam Danrendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman. Jika mereka mendurhakaimu maka Katakanlah, 'Sesungguhnya Aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan'" (QS. Asy-Syu'ara': 214-216) Akhirnya, beliau mendakwahkan Islam kepada keluarga terdekatnya dan para sahabat-sahabat terdekatnya. Hal tersebut dilakukan oleh Rasulullah juga atas perintah Allah Swt, melalui firman-Nya surah asy-Syu'ara ayat 214 yang artinya; "dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu (Muhammad) yang terdekat". Daftar Isi hide 1 Ayat 214 2 Ayat 215 3 Ayat 216 Ayat 214 "Dan berilah peringatan kepada keluargamu yang terdekat." Ayat ini menunjukkan pentingnya memberikan peringatan kepada keluarga kita yang terdekat. Peringatan ini dapat berupa nasihat, pengingat, atau pencerahan tentang kebaikan dan keburukan. Asy-Syu'ara' Ayat 224. وَالشُّعَرَاۤءُ يَتَّبِعُهُمُ الْغَاوٗنَ ۗ. 224. Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat. Share. Copy. Ayat 223. QS. Asy-Syu'ara'. Surahasy-Syu'ara: 214 وَأَنْذِرْ عَشِيرَتَكَ الْأَقْرَبِين. "Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat" ( QS. 26: 214)". Alquran Surat Asy-syu'ara:214 berisi perintah menjadikan keluarga terlebih dahulu dalam arti sebagai objek pendidikan yang utama. Baru kemudian kerabat jauh dan akhirnya seluruh manusia. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Mahaperkasa lagi Maha Penyayang. وَاِذْ نَادٰى رَبُّكَ مُوْسٰٓى اَنِ ائْتِ الْقَوْمَ الظّٰلِمِيْنَ ۙ Wa iż nādā rabbuka mūsā ani'til-qaumaẓ-ẓālimīn(a). (Ingatlah) ketika Tuhanmu menyeru Musa (dengan firman-Nya), "Datangilah kaum yang zalim itu. قَوْمَ فِرْعَوْنَ ۗ اَلَا يَتَّقُوْنَ Daftar Surat. 26. Asy-Syu'ara'. Ayat 95. QS. Asy-Syu'ara' Ayat 95. وَجُنُوْدُ اِبْلِيْسَ اَجْمَعُوْنَ ۗ. 95. dan bala tentara Iblis semuanya. Share. Al-Qur'an Surat Asy-Syuara Ayat ke-4 dan Terjemahan Bahasa Indonesia. QS. Asy-Syu'ara' Ayat 4. Bacaan Setelah Ruku Sesuai Sunah Lengkap Arab Latin dan Artinya, Bacaan Asmaul Husna Latin Lengkap dengan Artinya. Jalan-Jalan ke Kampung Nabi Yusuf, Ada 360 Desa & Air Terjun Indah di Tengah Gurun Ayat 216 berbunyi: "Dan diwajibkan atas manusia berjihad untuk (mendatangkan) keridhaan Allah, meskipun orang-orang kafir tidak menyukainya." Ayat ini mengajarkan kepada kita pentingnya berjihad untuk mencari keridhaan Allah. Terjemah Surat Asy Syu'ara', surat ke 26 ayat 216 disertai penjelasan tafsirnya. (Asy-Syu'ara': 214) Maka Rasulullah Saw. bersabda: (Asy-Syu'ara': 218) Artinya, melihatmu berdiri untuk salatmu. Ikrimah mengatakan bahwa Allah melihat berdiri, rukuk, dan sujudnya. Menurut Al-Maraghi, pemberian peringatan dalam surat Asy-Syu'ara': 214 di atas, sifatnya adalah pemberian peringatan secara khusus, dan ini merupakan bagian dari peringatan yang bersifat umum, yang untuk itulah Rasulullah s.a.w. diutus. Lalu dua ayat selanjutnya -ayat 215 dan 216- menerangkan tentang perintah agar rasulullah s.a.w Daftar Surat. 26. Asy-Syu'ara'. Ayat 152. QS. Asy-Syu'ara' Ayat 152. الَّذِيْنَ يُفْسِدُوْنَ فِى الْاَرْضِ وَلَا يُصْلِحُوْنَ. 152. yang berbuat kerusakan di bumi dan tidak mengadakan perbaikan.". Share. A.Pentingnya pengetahuan bagi kelangsungan hidup manusia dan ayat-ayat pendidikan yang Relevan dengan surat as-syu'ara 214 B.Hadist yang berkenaan dengan surat asy-syu'ara ayat 214 C.Operasional pendidikan dan filosof-filosof islam tentang pendidikan Obyek yang akan saya ambil dalam pembehasan ini adalah usrah (keluarga), penyebutan dtN4DF. Tafsir Jalalayn Tafsir Quraish Shihab Diskusi Dan rendahkanlah dirimu berlaku lemah lembutlah kamu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman. Dan berlemah lembutlah kepada mereka yang telah menerima seruanmu untuk beriman. Anda harus untuk dapat menambahkan tafsir Admin Submit 2015-04-01 021332 Link sumber Yakni dengan tidak sombong kepada mereka, bersikap lembut kepada mereka, bertutur kata yang halus kepada mereka, mencintai mereka, berakhlak mulia dan berbuat ihsan kepada mereka. Inilah akhlak Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam; akhlak yang paling mulia yang dengannya tercapai berbagai maslahat. Oleh karena itu, pantaskah bagi seorang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, mengaku mengikuti Beliau dan meneladaninya tetapi malah menjadi beban kaum muslimin, berakhlak buruk, keras wataknya, hatinya keras dan mulutnya kasar, saat melihat mereka berbuat salah atau kurang adab langsung dijauhi, dibenci dan dimusuhi, tanpa dinasehati dengan cara yang baik dan diajak kembali. Padahal bersikap seperti itu menimbulkan berbagai macam bahaya dan menghilang beberapa maslahat. وَٱخْفِضْ جَنَاحَكَ لِمَنِ ٱتَّبَعَكَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ Arab-Latin Wakhfiḍ janāḥaka limanittaba'aka minal-mu`minīnArtinya Dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman. Asy-Syu'ara 214 ✵ Asy-Syu'ara 216 »Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarangKandungan Mendalam Berkaitan Surat Asy-Syu’ara Ayat 215 Paragraf di atas merupakan Surat Asy-Syu’ara Ayat 215 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada variasi kandungan mendalam dari ayat ini. Didapati variasi penjabaran dari kalangan ahli tafsir terhadap isi surat Asy-Syu’ara ayat 215, sebagiannya sebagaimana tertera📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi ArabiaDan lunakkanlah sikap pergaulanmu dan tutur katamu untuk bertawadhu dan mengungkapkan rasa sayang kepada orang yang tampak olehmu adanya penerimaan terhadap dakwahmu darinya.📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid Imam Masjidil Haram215. dan rendahkanlah dirimu -dalam berkata-kata dan bertingkah laku- terhadap orang-orang yang mengikutimu dari kalangan mukminin, sebagai bentuk kasih sayang dan lemah lembut terhadap mereka.📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah215. وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman Yakni tampakkanlah bagi mereka rasa cinta dan kedermawanan serta maafkanlah dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah215. Rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman. Hadirkan cinta dan kasih sayang📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-Awaji, professor tafsir Univ Islam MadinahRendahkanlah dirimu} lembutkanlah dirimu {terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang mukmin📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H215 “dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, dari kalangan orang-orang yang beriman,” yaitu, dengan sikap lembutmu, tutur katamu yang halus kepada mereka, rasa sayang dan cintamu kepada mereka serta akhlak mulia dan seluruh kebaikanmu terhadap mereka. Dan sungguh nabi melakukan semua ini, sebagiamana Allah firmankan, “maka disebakan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu,” ali-imran160 Itulah akhlak Rasulullah, yaitu akhlak yang paling sempurna, yang dengannya banyak kemaslahatan besar yang diraih, berbagai mudarat tercegah, sebagaimana sudah dimaklumi. Kemudian, apakah pantas bagi seorang yang beriman kepada Allah dan RasulNya yang mengklaim mengikuti dan mensuriteladani Rasulullah, jika menjadi beban bagi kaum Muslimin, berkhlak buruk, bersikap keras [terhadap mereka], berkeras hati dan berkata-kata kasar; dan jika dia melihat mereka melakukan maksiat atau kurang sopan, maka dia langsung memutus hubungan dengan mereka, mencaci dan membenci mereka? Dia sama sekali tidak mempunyai sikap lembut, tidak memilki etika dan tidak juga taufik. Perlakuan seperti ini telah menimbulkan berbagai kerusakan dan terabaikannya berbagai kemaslahatan yang cukup parah. Lain dari itu, anda akan menjumpainya sellau merendahkann orang yang meniru sifat Rasulullah. Dia menuduhnya dengan tuduhan kemunafikan dan cari muka, dan dia menyebut-nyebut dirinya sendiri dan menyanjungnya serta bangga dengan amal yang dilakukannya. Ini semua tidak lain karena kebodohannya, bujukan manis dan tipu daya setan dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, Asy-Syu’ara ayat 215 Yakni dengan tidak sombong kepada mereka, bersikap lembut kepada mereka, bertutur kata yang halus kepada mereka, mencintai mereka, berakhlak mulia dan berbuat ihsan kepada mereka. Inilah akhlak Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam; akhlak yang paling mulia yang dengannya tercapai berbagai maslahat. Oleh karena itu, pantaskah bagi seorang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, mengaku mengikuti Beliau dan meneladaninya tetapi malah menjadi beban kaum muslimin, berakhlak buruk, keras wataknya, hatinya keras dan mulutnya kasar, saat melihat mereka berbuat salah atau kurang adab langsung dijauhi, dibenci dan dimusuhi, tanpa dinasehati dengan cara yang baik dan diajak kembali. Padahal bersikap seperti itu menimbulkan berbagai macam bahaya dan menghilang beberapa maslahat.📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Asy-Syu’ara Ayat 215215. Dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang beriman yang mengikutimu. Jangan kamu bertindak kasar terhadap mereka, karena mereka akan lari darimu, padahal mereka adalah pembantumu yang utama dalam berdakwah. Perjalanan dakwah tidak selamanya mulus. Ada banyak rintangan, antara lain pembelotan dari pengikut. 216. Teruskanlah kamu berdakwah, wahai rasul. Kemudian jika setelah engkau berdakwah kepada mereka, mereka baik itu keluargamu, orang-orang kafir, atau para pengikutmu, mendurhakaimu dan tidak mengikuti perintahmu, maka katakanlah wahai rasul, kepada mereka 'sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan. ' semua itu menjadi tanggung jawabmu di hadapan dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang Itulah variasi penjelasan dari banyak ulama tafsir terkait makna dan arti surat Asy-Syu’ara ayat 215 arab-latin dan artinya, semoga menambah kebaikan untuk kita bersama. Bantu perjuangan kami dengan memberikan tautan ke halaman ini atau ke halaman depan Bacaan Tersering Dilihat Kami memiliki ratusan topik yang tersering dilihat, seperti surat/ayat Al-Isra 1, Al-Baqarah 30, Ali Imran 134, Al-Isra 23-24, Al-Baqarah 186, Az-Zariyat 56. Ada juga Al-Baqarah 2, Al-Jumu’ah 9, Al-Infithar, Al-Ahzab 21, Ali Imran 133, Ar-Ra’d. Al-Isra 1Al-Baqarah 30Ali Imran 134Al-Isra 23-24Al-Baqarah 186Az-Zariyat 56Al-Baqarah 2Al-Jumu’ah 9Al-InfitharAl-Ahzab 21Ali Imran 133Ar-Ra’d Pencarian arti at takasur, surat an-nisa ayat 36 berisi perintah allah untuk, untukmu agamamu dan untukku agamaku adalah arti ayat ke, ayat 1000 dinar surah at thalaq 2 3, surat ar rahman 1-10 Dapatkan amal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat. Plus dapatkan bonus buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" secara 100% free, 100% gratis Caranya, salin text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga 3 group WhatsApp yang Anda ikuti Silahkan nikmati kemudahan dari Allah Ta’ala untuk membaca al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik surat yang mau dibaca, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar tafsir lengkap untuk ayat tersebut 🔗 *Mari beramal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat ini* Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol "Dapatkan Bonus" di bawah Asy-Syu'ara' 214 ~ Quran Terjemah Perkata dan Tafsir Bahasa Indonesia وَاَنْذِرْ عَشِيْرَتَكَ الْاَقْرَبِيْنَ ۙ الشعراۤء ٢١٤ wa-andhirوَأَنذِرْAnd warndan berilah peringatanʿashīratakaعَشِيرَتَكَyour kindredkerabat-kerabatmul-aqrabīnaٱلْأَقْرَبِينَ[the] closestyang terdekat Transliterasi Latin Wa anżir 'asyīratakal-aqrabīn QS. 26214 Arti / Terjemahan Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat, QS. Asy-Syu'ara' ayat 214 Tafsir Ringkas KemenagKementrian Agama RI Dan berilah peringatan, wahai Rasul, kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat, janganlah mereka menyekutukan Allah, dan ajaklah mereka ke jalan yang benar. Keluarga adalah lingkaran pertama yang harus menjadi prioritas dakwah. Mengandalkan unsur kekerabatan tidak bisa menolong dari siksa Allah jika mereka masih tetap berbuat Lengkap KemenagKementrian Agama RI Allah memerintahkan Nabi Muhammad agar menyampaikan agama kepada para kerabatnya, dan menyampaikan janji dan ancaman Allah terhadap orang-orang yang mengingkari dan oleh al-Bukhari, Muslim, dan perawi lainnya dari Abu Hurairah bahwa ia berkata, "Tatkala ayat ini turun, Rasulullah lalu memanggil orang-orang Quraisy untuk berkumpul di Bukit safa. Di antara mereka ada yang datang sendiri, dan ada yang mengirimkan wakilnya. Setelah berkumpul, lalu Rasulullah berkhutbah, 'Wahai kaum Quraisy, selamatkanlah dirimu dari api neraka. Sesungguhnya aku tidak mempunyai kesanggupan memberi mudarat dan tidak pula memberi manfaat kepadamu. Wahai sekalian Bani Ka'ab bin Lu'ai, selamatkanlah dirimu dari api neraka, maka sesungguhnya aku tidak mempunyai kesanggupan memberi mudarat dan tidak pula memberi manfaat kepadamu. Hai Bani Qusai, selamatkanlah dirimu dari api neraka. Sesungguhnya aku tidak mempunyai kesanggupan memberi mudarat dan tidak pula memberi manfaat kepadamu. Hai Bani Abdul Manaf, selamatkanlah dirimu dari api neraka. Sesungguhnya aku tidak mempunyai kesanggupan untuk memberi mudarat dan tidak pula memberi manfaat kepadamu, ketahuilah aku hanya dapat menghubungi karibku di dunia ini saja."Ayat ini diturunkan pada awal kedatangan Islam, ketika Nabi Muhammad mulai melaksanakan dakwahnya. Beliau mula-mula diperintahkan Allah agar menyeru keluarganya yang terdekat. Setelah itu secara berangsur-angsur menyeru masyarakat sekitarnya, dan akhirnya kepada seluruh al-JalalainJalaluddin al-Mahalli dan Jalaluddin as-Suyuthi Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat mereka adalah Bani Hasyim dan Bani Mutalib, lalu Nabi saw. memberikan peringatan kepada mereka secara terang-terangan; demikianlah menurut keterangan hadis yang telah dikemukakan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim. Tafsir Ibnu KatsirIsmail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Tafsir ayat ini tidak diterangkan secara terpisah pada kitab Quraish ShihabMuhammad Quraish Shihab Peringatkanlah keluarga dekatmu akan azab akibat kemusyrikan dan kemaksiatan. Kemudian peringatkanlah mereka yang hubungan keluarganya lebih jauh, dan begitu NuzulSurat Asy-Syu'ara' Ayat 214 Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Ibnu Juraij bahwa ketika turun ayat, wa andzir asyiiratakal aqrabiin dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat Asy-Syuaraa 214, Rasulullah saw. memulai dakwahnya kepada keluarga serumahnya, kemudian kepada keluarga terdekat. Hal ini menyinggung perasaan kaum Muslimin merasa terabaikan, sehingga Allah menurunkan ayat selanjutnya Asy-Syuaraa215 sebagai perintah agar kaum Mukminin lainnya diperhatikan juga. Surat Asy-Syu'ara terdiri dari 227 ayat. Sebagian besar surat ini mengulas tentang kisah para nabi dan rasul serta umat mereka yang telah dijatuhkan azab oleh Allah SWT karena menentang ini pun menjadi bagian dari surat Al-Mi'un atau surat yang memiliki lebih dari seratus ayat di Al-Qur'an. Diwahyukan di kota Makkah, yuk, cari tahu arti, kandungan, dan keutamaan surat Asy-Syu'ara ayat 201–214 berikut Surat Asy-Syu'ara ayat 201–214 beserta artinyailustrasi Al-Qur'an dalam Al-Qur'an juz 19, inilah bacaan arab, bahasa latin, serta arti dari surat Asy-Syu'ara ayat 201–214 yang musti kamu اللّهِ الرَّحْمَنِ الر Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha 201لَا يُؤْمِنُوْنَ بِهٖ حَتّٰى يَرَوُا الْعَذَابَ الْاَلِيْمَLaa yu’ minuuna bihii hattaa yarawul azaabal Mereka tidak akan beriman kepadanya, hingga mereka melihat azab yang 202فَيَأْتِيَهُمْ بَغْتَةً وَّهُمْ لَا يَشْعُرُوْنَFa ya`tiyahum bagtataw wa hum lā yasy' Maka datang azab kepada mereka secara mendadak, ketika mereka tidak menyadarinya,Ayat 203فَيَقُوْلُوْا هَلْ نَحْنُ مُنْظَرُوْنَFa yaquuluu hal nahnu lalu mereka berkata, “Apakah kami diberi penangguhan wakut?”Ayat 204 اَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُوْنَA fa bi’azaabinaa yasta Bukankah mereka yang meminta agar azab Kami dipercepat?Ayat 205اَفَرَءَيْتَ اِنْ مَّتَّعْنٰهُمْ سِنِيْنَA fa ra aita im matta naahum Maka bagaimana pendapatmu jika kepada mereka Kami berikan kenikmatan hidup beberapa tahu,Ayat 206ثُمَّ جَاۤءَهُمْ مَّا كَانُوْا يُوْعَدُوْنَSumma jaa ahum maa kaanuu yuu’ kemudian datang kepada mereka azab yang diancamkan kepada mereka,Ayat 207مَآ اَغْنٰى عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يُمَتَّعُوْنَMaa agnaa an hum maa kaanuu yumatta’ niscaya tidak berguna bagi mereka kenikmatan yang mereka 208 وَمَآ اَهْلَكْنَا مِنْ قَرْيَةٍ اِلَّا لَهَا مُنْذِرُوْنَ Wa maa ahlaknaa ming qaryatin illaa lahaa Dan Kami tidak membinasakan sesuatu negeri, kecuali setelah ada orang-orang yang memberi peringatan kepadanya,Ayat 209ذِكْرٰىۚ وَمَا كُنَّا ظٰلِمِيْنَZikraa, wa maa untuk menjadi peringatan. Dan Kami tidak berlaku 210وَمَا تَنَزَّلَتْ بِهِ الشَّيٰطِيْنُBahasa latin wa maa tanazzalat bihisy syayaatiinArtinya Dan Al-Qur'an itu tidaklah dibawa turun oleh 211 وَمَا يَنْۢبَغِيْ لَهُمْ وَمَا يَسْتَطِيْعُوْنَWa maa yambagii lahum wa maa yastatii’ Dan tidaklah pantas bagi mereka Al-Qur'an itu, dan mereka pun tidak akan 212اِنَّهُمْ عَنِ السَّمْعِ لَمَعْزُوْلُوْنَInnahum anis sam’I lama’ Sesungguhnya untuk mendengarkannya pun mereka 213فَلَا تَدْعُ مَعَ اللّٰهِ اِلٰهًا اٰخَرَ فَتَكُوْنَ مِنَ الْمُعَذَّبِيْنَFa laa tad’u ma allaahi ilaahan aakhrara fa takuuna minal mu’ Maka janganlah kamu menyeru menyembah Tuhan selain Allah, nanti kamu termasuk orang-orang yang 214 وَاَنْذِرْ عَشِيْرَتَكَ الْاَقْرَبِيْنَWa anzir asyiraatakal Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu Muhammad yang terdekat. Baca Juga Doa Nabi Ibrahim Memohon Keberkahan Amal Ibadah, Rumah dan Keturunan 2. Kandungan surat Asy-Syu'ara ayat 201–214ilustrasi Al-Qur'an dari surat Asy-Syu'ara ayat 201–214 ini menceritakan orang-orang yang tidak mau beriman kepada Allah SWT maka mereka akan mendapatkan azab yang sangat pedih sekali. Mereka pun setelah diberikan azab merasa menyesal dan ingin meminta kesempatan agar ia bisa beriman kepada Allah Allah SWT telah terlanjur membinasakan negeri tersebut setelah sebelumnya telah diberikan peringatan bagi penduduk tersebut melalui para nabi dan rasul-Nya. Sungguh tidak ada kesempatan lagi bagi orang-orang yang sesungguhnya zalim dan itu, surat ini menegaskan kembali bahwa Al-Qur'an bukanlah diturunkan oleh iblis, melainkan oleh Allah SWT melalui perantara malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW. Justru iblis lah yang dijauhkan dari mendengar ayat-ayat Al-Qur' sebab itu, janganlah kita menyerukan Tuhan yang lain selain Allah SWT. Jika dilakukan, maka itu bagian dari orang-orang yang Keutamaan surat Asy-Syu’arailustrasi mengaji Al-Qur'an ALKETTABAyat-ayat dalam surah ini akan menenangkan hati serta mampu memberikan ketentraman dalam hidup. Sehingga kita pun bisa terhindarkan dari stres dan keistimewaan lainnya yang dimiliki oleh surat ini adalah sebagai petunjuk tentang ilmu sihir bahwa itu hanyalah tipu daya dari iblis. Sehingga tidak boleh ada yang mempercayai hal penjelasan tentang surat Asy-Syu’ara ayat 201–214. Semoga kita termasuk orang-orang yang selalu beriman dan selalu berada dalam lindungan Allah SWT. Amin. Baca Juga Surat Asy-Syu'ara Ayat 187-200 Arab Arti, Kandungan, dan Keutamaan

surah asy syu ara ayat 214 216 dan artinya